Program Peduli Dhuafa 2026″ Pegadaian Area Bogor Salurkan Bantuan Panti Asuhan

RAGAM

 

BOGOR, MERDEKAPOS. — Peduli dhuafa yakni gerakan filantropi Islam dan sosial untuk membantu individu atau kelompok lemah secara ekonomi, fisik, atau sosial (yatim, lansia, fakir miskin) melalui santunan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan. Lembaga seperti Dompet Dhuafa, BSI Maslahat, dan Amalsholeh fokus pada penyaluran bantuan berkelanjutan untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

Kali ini dengan komitmennya, PT Pegadaian kembali menunjukkan keseriusan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Pegadaian Peduli Dhuafa Tahun 2026, baru-baru ini telah menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada dua panti asuhan diantaranya, Panti Asuhan Putri dan Balita Darushosholihat serta Panti Asuhan Algi Ceria, di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Dalam kegiatan ini melibatkan jajaran internal Pegadaian, Kepala Departemen Gadai, MSP Non Gadai, Credit Risk Support, serta MB2B Area, yang turut hadir bersama pihak manajemen panti asuhan.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diinisiasi oleh kantor pusat dan dilaksanakan oleh tim TJSL di masing-masing Kantor Wilayah. “Jadi, selain memberikan bantuan kebutuhan pokok, Pegadaian juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai layanan serta peran Pegadaian dalam mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi,” ujar Pimimpin Wilayah Dede Kurniawan.

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar bentuk bantuan, namun juga wujud kepedulian dan kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat. Dengan melalui program Pegadaian Peduli Dhuafa ini, kami ingin terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya adik-adik di panti asuhan.

“Artinya, tidak hanya bantuan kebutuhan pokok, kami juga ingin berbagi edukasi agar masyarakat semakin memahami peran Pegadaian sebagai solusi keuangan yang inklusif dan dapat diandalkan,” jelas Dede.

Dede juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Ulang Tahun Pegadaian ke-125.

Hal itu, di usia yang ke-125 ini, Pegadaian dapat terus memperluas kontribusi sosial dan mempererat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat.

“Jadi, dengan melalui program ini, Pegadaian berharap dapat terus hadir memberikan manfaat nyata serta menjadi solusi keuangan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Jurnalis : MAUL/RED