Sejuta Senyum Anak Yatim dan janda Meriahkan Pelaksanaan Tahlil dan Doa Bersama 1000 Hari Wafatnya Alamarhumah Dewi Oktiani Di Resto Empang Mang Hade

NASIONAL

 

BOGOR, MERDEKA POS – Dalam rangka mengenang wafatnya Almarhumah Dewi Oktiani,  Keluarga besar Fredy mengadakan Doa bersama dan Santunan Anak Yatim serta santunan para Janda. Kurang lebih 100 Anak Yatim dan Janda ikut dalam rangkaian acara Tahlil dan Doa bersama untuk mengenang Almarhumah Dewi Oktiani.
Acara tersebut di adakan di Resto Empang Mang Hade , Santu (03/10/26)!.

Hadir dalam acara tersebut adalah Keluarga besar Fredy, Keluarga besar Almarhumah Dewi Oktiani, Anak Yatim dan Janda serta undangan.

Pelaksanaan.Tahlil.dan Doa bersama  lebih semarak dengan adanya penampilan tim Hadroh Irmanda dari Babakan.

Kepada Reporter Merdeka Pos,  Fredy suami dari almarhumah Dewi Oktiani menuturkan, mengungkapkan,” kegiatan tersebut merupakan bagian dari niatnya untuk memperingati 1.l000 hari wafatnya istri tercinta, saya bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik meskipun masih terdapat sejumlah kekurangan.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan baik. Saya juga bersyukur dengan terwujudnya nawaitu saya untuk memperingati hari ke-1000 almarhumah istri saya Dewi Oktiyani,” ungkap Fredy

Lebij lanjut  Pak Fredy menyampaikan apresiasi kepada pihak Resto Empang Mang Hade yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. “Saya sangat berterima kasih pertama dengan adanya dukungan dari pemilik Resto Empang Mang Hade dengan hasil semua yang mereka berikan kepada kami. Semoga amal dan ibadahnya diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Bagi Pak Fredi, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan dan doa bagi almarhumah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi dengan sesama.

Dirinya berusaha menjalankan nilai-nilai yang dipelajarinya sebagai seorang muslim, termasuk pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT sekaligus hubungan dengan sesama manusia. “Saya mempelajari muslim itu haruslah yang namanya kita cinta kasih sesama manusia, saling berbagi, hablum minallah hablum minannas,” .

Rezeki dan kesempatan yang diberikan Allah SWT merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Karena itu, ia ingin menggunakan kesempatan tersebut untuk berbagi dengan orang lain.

“Saya sebagai manusia yang diberikan kesempatan sama Allah Subhanahu wa Ta’ala, rezeki dan segalanya itu diatur oleh Allah,” tuturnya.

Ia berharap amal dan ibadah yang dilakukan dalam kegiatan tersebut dapat diterima oleh Allah SWT serta memberikan keberkahan bagi keluarga dan seluruh pihak yang terlibat.

“Saya dalam kondisi seperti ini, terus terang, sangat senang sekali membagi. Ya insyaallah dengan adanya amal dan ibadah kita diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Itu saja harapan saya.

Menurutnya, persiapan telah dilakukan sekitar satu bulan sebelum pelaksanaan. Ia juga telah berkomunikasi dengan pihak pemilik dan pengurus restoran untuk memastikan kegiatan dapat berjalan dengan baiL.

Ia menilai pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, efisien, dan sesuai dengan waktu yang telah dipersiapkan. Pungkasnya.

Jurnalis : Suwarso                               

Editor : Barata