EMPAT LAWANG,MERDEKA POS – Bajir bandang telah merendam pemukiman warga dan persawahan yang berada di Kecamatan Passemah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang Sumatera S5elatan.
Banjir bandang kali ini telah merusak areal persawahan dan mengenangi pemukiman warga, Senin (06/04/26).
Kepala dinas pertanian dan juga sekaligus Plt Badan Penangulangan Bencana (BPBD) kabupaten Empat Lawang Hendra Lezi di dampinggi Camat dan Kapolsek Pasemah Air Keruh lansung ke titik lokasi banjir, lokasi pertama yang di kunjugin Desa Nanjungan tepatnya di dusun tiga porwo dadi, dimana dilokasi tersebut Hendra Lezi berkomunikasi lansung dengan warga yang terkena banjir, dan beliau menyampaikan secara lansung kepada petani dan warga yang terkena banjir akan segera mengumpulkan data jumlah keseluruhan warga masyarkat baik itu yang sawahnya rusak akibat banjir dan juga warga desa yang terkena genangan banjir tersebut, bila data sudah lengkap maka kami akan bekordinasi dengan pihak terkait terutama BPBD propinsi, untuk melakukan penangan terhadap waga dan petani yang terkena banjir, terutama kepada petani yang sawahnya rusak akibat banjir akan kita distribusikan separti bibit padi dan juga pupuk dan peralatan lainnya untuk meringankan petani, pungkas
Saat mendampingi kepala dinas pertanian camat Pasiker Susanto SE menuturkan,” untuk sementara waktu saya akan berkoordinasi dengan pemdes, desa nanjungan dan dan air mayan, dalam waktu singkat kami akan bekerja sama dengan warga untuk melakukan gotong royong, melakukan pengerukan sungai, dan membuat pematang supaya air tidak terlalu deras bila mana aliran sungai air hangat dan air lantong kebali bertambah ungkap Susanto,
Kepada media Reporter Merdeka Pos Susanto menghimbau kepada masyarakat terutama di dua desa yaitu nanjungan dan air mayan, umumnya warga pasema air keruh, tetap waspada katena lagi musim hujan, dan rentan terhadap meluapnya air sungai, yang mengakibatkan banjir, utamanya masyarakat yang bermukim disekitaran bantaran sungai, seperti yang dialami satu warga didesa air mayan bpk yudin ( bang leo ) mengalami kerugian puluhan juta karena ambruknya irigasi disamping rumahnya dimana yang air singai mebanjiri kolam ikan dan ikannya, nyaris habis jadi saya selaku warga sangat berharap kepada pemerintah daerah, untuk segera memperbaiki irigasi yang jebol akibat banjir, tersebut supaya saya bisa melanjutkan usaha perikanan tutupnya .
Reporter : Hadi Warsito