
EMPAT LAWANG,MERDEKA POS –Dalam upaya mewujudkan perpustakaan yang tidak hanya berfokus pada literasi, Pada 13 Maret 2025 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Empat Lawang telah meluncurkan program pelatihan berbasis keterampilan yang beragam dan inklusif.
Pelatihan barista pemula, fotografi, dan desain grafis kini menjadi bagian dari transformasi besar perpustakaan di Kabupaten Empat Lawang, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan membuka peluang usaha baru.
Perpustakaan Kabupaten Empat Lawang kini bukan hanya sekadar tempat untuk membaca buku atau mencari informasi, tetapi telah berkembang menjadi ruang yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan praktis.
Program pelatihan ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Pelatihan Barista Pemula
Salah satu program yang sangat diminati adalah pelatihan barista pemula. Peserta pelatihan ini diberikan pemahaman mendalam tentang teknik penyeduhan kopi yang baik, mulai dari proses pemilihan biji kopi, teknik brewing, hingga seni latte art yang semakin populer. Dengan berkembangnya industri kopi, pelatihan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memulai usaha kafe atau menjadi barista profesional, yang berpotensi menciptakan peluang ekonomi baru.
Pelatihan Fotografi
Program pelatihan fotografi juga menarik perhatian banyak peserta, terutama para anak muda yang memiliki ketertarikan di dunia visual. Pelatihan ini mengajarkan teknik dasar fotografi, pengaturan kamera, serta cara mengambil gambar yang estetik dan profesional.
Selain itu, peserta juga belajar cara mengedit foto dengan menggunakan perangkat lunak editing, yang semakin dibutuhkan dalam berbagai bidang industri. Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja di sektor kreatif, seperti fotografer profesional atau content creator di media sosial.
Pelatihan Desain Grafis
Seiring dengan perkembangan dunia digital, pelatihan desain grafis juga menjadi salah satu program penting. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan dasar-dasar desain grafis, termasuk penggunaan software desain populer seperti Adobe Photoshop dan Illustrator. Dengan keterampilan ini, peserta dapat menciptakan desain untuk berbagai keperluan, mulai dari pembuatan logo, brosur, hingga konten visual untuk media sosial, yang dapat mendukung pengembangan usaha atau karier di bidang kreatif.
Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
Berkat pendekatan berbasis inklusi sosial, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Empat Lawang memastikan bahwa program-program pelatihan ini terbuka bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Selain itu, fasilitas yang ada di perpustakaan dirancang agar lebih ramah bagi penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan dan pelatihan yang tersedia.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Empat Lawang, Bapak Chandra Purnama, menekankan pentingnya menciptakan ruang yang inklusif bagi masyarakat. “Kami ingin perpustakaan menjadi tempat yang dapat diakses oleh siapa saja, baik untuk meningkatkan literasi maupun keterampilan praktis. Program pelatihan ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan potensi diri dan membuka peluang usaha baru,” ujar Bapak Chandra.
Mengembangkan Masyarakat melalui Keterampilan Praktis
Melalui berbagai pelatihan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Empat Lawang berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih mandiri secara ekonomi. Keterampilan praktis seperti barista, fotografi, dan desain grafis kini menjadi kebutuhan penting dalam dunia kerja dan bisnis. Dengan memberikan akses pelatihan yang mudah diakses, diharapkan perpustakaan tidak hanya berperan dalam meningkatkan literasi, tetapi juga dalam membangun kapasitas ekonomi masyarakat.
Jurnalis : Argani