
JAKARTA,MERDEKA POS – Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan humanis kepada masyarakat kembali ditunjukkan melalui program Mudik Gratis Presisi 2026. Hingga Senin (16/3/2026), antusiasme masyarakat tercatat membludak, dengan puluhan ribu pemudik memilih fasilitas transportasi aman yang disediakan negara.
Berdasarkan data dari Posko Operasi Ketupat 2026, program ini telah memberangkatkan 32.721 peserta melalui jajaran Direktorat Lalu Lintas di seluruh Indonesia. Angka tersebut menjadi indikator kuat tingginya kepercayaan publik terhadap layanan mudik gratis yang digagas Polri.
Untuk mengakomodasi lonjakan peserta, Korps Lalu Lintas Polri menyiapkan armada besar, terdiri dari 663 unit bus, 29 unit Hiace, serta satu unit kapal motor penumpang. Skema ini dirancang guna memastikan mobilitas massal tetap aman, nyaman, dan terorganisir.
Distribusi peserta pun terpusat di sejumlah wilayah. Polda Jawa Tengah mencatat jumlah tertinggi dengan 13.040 pemudik yang diberangkatkan menggunakan 326 bus. Disusul Polda Sumatra Barat yang memfasilitasi 12.000 orang, serta Polda Metro Jaya dengan 2.500 peserta melalui 60 bus.
Sementara itu, inovasi moda transportasi juga terlihat di sejumlah daerah. Polda Aceh mengombinasikan bus dan armada Hiace, sedangkan Polda Jawa Timur menyediakan kapal laut untuk mengangkut pemudik beserta kendaraan roda dua mereka.
Kepala Korlantas Polri, Agus Suryonugroho, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam program ini. Ia menyebut angka tersebut sebagai bukti nyata bahwa kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Antusiasme lebih dari 32 ribu pemudik ini menunjukkan bahwa program Mudik Gratis Presisi sangat dinantikan,” ujarnya.
Agus menegaskan, program ini tidak sekadar menyediakan sarana transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam menekan risiko kecelakaan lalu lintas selama musim mudik.
“Ini adalah wujud perhatian dan aksi humanis Polri, sekaligus langkah strategis untuk menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik,” tegasnya.
Mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Polri berharap program ini mampu memberikan rasa tenang bagi masyarakat selama perjalanan, sekaligus memastikan mereka tiba dengan selamat di kampung halaman.
Tak hanya wilayah dengan jumlah besar, sejumlah Polda lain seperti Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Bali, Kalimantan Selatan, Bengkulu, hingga Riau juga aktif berpartisipasi. Kehadiran program ini diharapkan mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang tidak laik jalan, yang selama ini menjadi salah satu faktor risiko kecelakaan.
Dengan capaian tersebut, Mudik Gratis Presisi 2026 tak hanya menjadi program transportasi, tetapi juga simbol kehadiran negara dalam memastikan perjalanan mudik berlangsung lebih aman, tertib, dan manusiawi.
Jurnalis : Budi Herman