
EMPAT LAWANG, MERDEKA POS –Pj kepala desa lingge, Budi Irawan dan masyarakat gotong royong memperbaiki jembatan yang tergerus akibat tidak mampu menahan beban kendaraan jenis fuso yang bermuatan, dan jembatan juga sudah rapuh karena jembatan tersebut sudah termakan usia, yang mana dibangun sudah puluhan tahun lalu,” ungkap. Budi.
Saat ditemui wartawan merdeka pos pak BUDI menuturkan,” saya selaku pemdes dan masyarakat lingge sedang lakukan gotong royong untuk menutupi lobang yang ada di jembatan air napalan karena, beberapa hari yang lalu ada mobil jenis fuso melintasi diatas jembatan hingga terperosok yang menyebabkan kemacetan yang sangat panjang, pada akhirnya kendaran tersebut bisa di tarik keluar dari area terperosok, akibatnya jembatan air napal tergerus mengisakan lobang yang besar, hingga tidak bisa dilalu kendaraan, maka kami selaku pemerintah desa punya inisiatip gotong royong menutup lobang tersebut, dengan memotong pohon kelapa, dan juga menggunakan peralatan se adanya,
Harapan kami selaku pementah desa muda mudahan pemerintah daerah utamanya PU Bina Marga Provinsi sumatra selatan cepat merealisasikan bangunan jembatan ini, menginggat ini adalah jalan lintas penghubung propinsi palembang dan propinsi bengkulu, untuk sementara jembatan air napal yang ada didesa lingge mesti darurat sudah bisa di lewti kendaran, tapi kami selaku pemerintah desa menghimbang kepada mobil yang kapasitasnya besar, jangan dulu melintas diatas jembatan ini karena dikhawatirkan terjadi kecelakan dam kerusakan semakin parah, pungkas,” Budi Irawan,Selasa (11/02/25).
Jurnalis : Hadi Warsito