Resmi Raih Akreditasi B, Dinas Perpustakaan Empat Lawang Terima Sertifikat Dari Perpusnas RI

NASIONAL

LAHAT,MERDEKA POS – Upaya berkelanjutan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Empat Lawang dalam meningkatkan standar pelayanan literasi akhirnya membuahkan hasil resmi. Berdasarkan keputusan tertinggi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Perpustakaan Umum Kabupaten Empat Lawang kini resmi menyandang predikat Terakreditasi B.
Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru, mengingat sertifikat akreditasi tersebut baru saja diterbitkan dan diterima pada bulan Februari 2026 ini, menandai kesiapan instansi dalam memberikan layanan prima yang sesuai dengan standar nasional.
Hasil Rapat Pleno dan Ketetapan Nasional
Kepastian perolehan akreditasi ini didasarkan pada Rapat Pleno Akreditasi Perpustakaan yang diselenggarakan oleh Perpusnas RI di Jakarta pada tanggal 22 Desember 2025. Sidang pleno tersebut mengevaluasi secara ketat seluruh hasil visitasi lapangan dan verifikasi dokumen yang telah dilakukan sebelumnya oleh tim asesor.
Melalui surat resmi nomor B.11043/4.1/AKR.00.01/XII.2025 yang ditandatangani oleh Direktur Standardisasi dan Akreditasi, Made Ayu Wirayati, ditetapkan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Empat Lawang telah memenuhi kriteria untuk predikat B. Hasil ini merupakan pengakuan negara terhadap kualitas pengelolaan koleksi, sarana prasarana, hingga tenaga perpustakaan di daerah tersebut.
Proses Visitasi dan Kerja Keras Tim
Keberhasilan di sidang pleno tidak terlepas dari proses visitasi pada tanggal 17 Desember 2025 yang dipimpin oleh tim asesor profesional: Bapak Rendra Khris Ardhi Artha, Bapak Abdul Rahman, dan Ibu Nurmalina. Ketiganya melakukan audit menyeluruh terhadap komponen-komponen vital perpustakaan.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan dedikasi rekan-rekan di Dinas Perpustakaan Empat Lawang. Predikat ‘B’ ini adalah hasil yang sangat layak atas upaya pembenahan yang telah dilakukan. Pesan kami, jadikan akreditasi ini sebagai batu loncatan. Jangan berhenti berinovasi, karena perpustakaan yang baik adalah perpustakaan yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman dan benar-benar menjadi pusat peradaban bagi masyarakatnya,” tegas Bapak Rendra dalam arahannya.

Sebelumnya, dinas telah melakukan persiapan intensif, termasuk penyelenggaraan Bimtek Pra-Akreditasi pada November 2025 yang melibatkan narasumber ahli seperti Bapak Abdul Rahman dan Ibu Rosa Gitaria. Fokus utama saat itu adalah pembenahan laporan inventaris koleksi dan penyusunan SOP layanan Baca di Tempat guna memastikan kenyamanan pemustaka.
Rekomendasi untuk Masa Depan
Meskipun telah meraih predikat B, Perpusnas RI tetap memberikan sejumlah rekomendasi strategis untuk peningkatan kualitas di masa depan. Beberapa poin utama meliputi:
Pengembangan Koleksi: Perlu penyempurnaan kebijakan koleksi tertulis, terutama terkait persentase koleksi non-fiksi dan pengumpulan materi muatan lokal.
Peningkatan Fasilitas: Rekomendasi untuk meningkatkan kenyamanan lingkungan (ergonomis) serta dukungan kecepatan internet hingga 100-150 Mbps.
Pengembangan SDM: Perlunya dukungan bagi pustakawan untuk mengikuti Diklat dan sertifikasi profesi guna meningkatkan kompetensi.
Inovasi: Mendorong eksplorasi keunikan perpustakaan dan peningkatan inklusi sosial guna mendongkrak Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).
Komitmen Pelayanan Prima
Penerimaan sertifikat pada Februari 2026 ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Empat Lawang untuk terus berinovasi. Dengan status terakreditasi, perpustakaan kini memiliki tanggung jawab lebih besar untuk menjadi pusat ilmu pengetahuan yang modern dan relevan bagi masyarakat Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.
“Hasil ini adalah kado awal tahun bagi masyarakat Empat Lawang. Kami berkomitmen untuk terus menjalankan rekomendasi dari Perpusnas agar kualitas literasi di daerah kita terus meningkat,” ujar Kepala Bidang Perpustakaan Bapak Chandra Purnama, SH.

Repoeter : Argani